Tri Rismaharani – Masyarakat bertanya-tanya mengapa wali Kota Tri Rismaharani tidak masuk dalam jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju Jilid II Ya?, Wali Kota Risma , yang terkenal galak dan tegas. Soal kinerjanya nggak perlu diragukan lagi. Kota yang dipimpinnya jadi juara karena banyak perubahan dibuatnya.Saat-saat peresmian menteri saat ini begitu membekas di benak semua. Juga karena ada wajah-wajah baru yang tidak terduga, acara presentasi Menteri oleh Presiden Jokowi kemarin, Presiden duduk bersila, jauh dari formal umumnya

Wali Kota Risma Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Jilid II, Alasan di Baliknya-Sungguh Mulia
Gambar dari google

Dari sederet tokoh berpengaruh di Indonesia, Tri Rismaharani termasuk salah satunya. Tapi dirinya justru tidak ada di daftar menteri kabinet Jokowi jilid dua

Bagi banyak orang, mungkin nama dari tiga Rismaharani tidak asing lagi di telinga mereka. Memulai debutnya sebagai walikota Surabaya buritan, pemarah, dan membuat banyak dikenal dan mendapat apresiasi yang tinggi dari bagian yang berbeda. Sementara itu, banyak video beredar di timeline yang membuktikan Risma adalah juara. Dari ASN video yang moody, mengambil tindakan terhadap mereka yang tidak menghormati aturan, sampai ia membungkuk untuk meminta maaf kepada masjid takmir, semua mampu melakukan kita menghormati setinggi.

Baca Juga : Setelah 15 Tahun, Akhirnya Menpora Tak Lagi Berkumis Tebal

Namun, tawaran itu rupanya ditolak oleh Tri Rismaharani. Bukannya apa-apa, ini karena Risma punya alasan mulia di baliknya. Kami bertemu dengan wartawan di kediamannya, Risma mengaku ia masih memiliki mimpi di Surabaya yang ingin diselesaikan sampai tahun depan. Risma ingin menyelesaian poin pertama seperti kebutuhan makan bagi masyarakat kotanya. Dia masih ingin melanjutkan program untuk memberi makan anak yatim untuk memberikan beras untuk orang miskin. Selain dikenal sebagai pemimpin yang tangguh, Risma adalah orang kecil pro dikenal. Tentu saja, jika banyak program yang fokus pada masyarakat menengah ke bawah.

Tri Rismaharani Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Jilid II, Alasan di Baliknya Sungguh Mulia
Gambar dari google

Meski menolak, Risma nggak bisa memungkiri kalau secara pribadi ia ingin menerima tawaran Jokowi. Tapi, balik lagi, mimpinya di Surabaya belum selesai. Jika perhitungan laba rugi, menurut Risma memang akan lebih baik jika ia menjadi menteri. Hal ini karena posisinya di Surabaya adalah untuk tinggal satu tahun lagi. Sementara itu, jika seorang menteri, dia akan menjabat sampai 5 tahun ke depan. Tapi sekali lagi, ada banyak hal yang ingin ia lakukan, Surabaya tetap ditangani lebih baik dan lebih maju.

Referensi Artikel: Wali Kota Risma Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Jilid II, Alasan di Baliknya Sungguh Mulia