Kenapa Barcelona Bisa Gigit Jari dalam Perburuan Aubameyang? Inilah Alasannya – Penyerang tajam Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dikabarkan telah sukses menarik minat dari Barcelona. Raksasa Spanyol itu tertarik mendapatkan jasa Aubameyang pada Januari nanti.

Ketertarikan Barcelona pada Aubameyang bisa dimaklumi. Penyerang berusia 30 tahun itu tampil impresif dan konsisten sejak merumput bersama Arsenal pada awal 2018.

Sejauh ini, ia sudah mempersembahkan 40 gol dari 60 penampilannya di kompetisi Premier League bersama Arsenal. Performa apik Aubameyang bahkan membuatnya didapuk menjadi kapten The Gunners menggantikan Granit Xhaka.

Prestasi tersebut membuat Pierre-Emercik Aubameyang diperebutkan sederet klub besar Eropa. Real Madrid dan Barcelona menjadi dua klub yang paling dikait-kaitkan dgn pemain berkebangsaan Gabon itu.
Di Barcelona, Aubameyang disebut menjadi pemain potensial tuk menggantikan Luis Suarez. Apalagi, kontrak mantan pemain Borussia Dortmund itu tinggal 18 bulan lagi Arsenal.

Meski demikian, peluang Barcelona merekrut Aubameyang walau tak bisa dikatakan tertutup, tapi cukup tipis tuk bisa menarik hati sang pemain. Berikut setidaknya tiga alasan yang bisa membuat Pierre-Emercik Aubameyang menolak mentah-mentah tawaran yang diajukan Barcelona.

1. Tidak Cocok Dengan Iklim Permainan Barcelona

Sikap Aubameyang disebut akan bentrok dgn iklim permainan keras di Barcelona. Lionel Messi dan kawan-kawan dikenal sebagai tim yang memiliki egoisme tinggi dalam hal prestasi pribadi.

Sementara Aubameyang tak demikian. Hal tersebut disampaikan oleh mantan Kepala Rekruitmen Arsenal, Sven Mislintat. Mislintat mengklaim Aubameyang adalah pemain yang lebih mengutamakan pencapaian tim ketimbang prestasi individu.

“Dia adalah satu-satunya pemain top yang tak egois. Nalurinya selalu ingin maju bersama. Tapi menurut saya, sikapnya itu tak sesuai dgn cara kerja Real Madrid ataupun Barcelona,” ujar Mislintat seperti dilansir dari The Athletic.

2. Berjanji ke Real Madrid

Masih menurut Sven Mislintat, Aubameyang jg telah berjanji kepada kakeknya tuk lebih memilih Real Madrid ketimbang Barcelona. Ibu sang pemain jg telah mewanti-wanti Aubameyang agar lebih memilih Real Madrid.

“Aubameyang bermimpi tuk bermain dgn Real Madrid karena itu adalah janji kepada mendiang kakeknya. Bukan hanya kepada kakeknya, ibu Aubameyang jg berharap anaknya itu bisa membela Real Madrid suatu hari nanti,” ujar Mislintat.

3. Ujian Loyalitas

Alasan ketiga tentu saja lebih bersifat pribadi. Pierre-Emercik Aubameyang baru saja diangkat sebagai kapten Arsenal tuk menggantikan Gramit Xhaka.

Menjabat sebagai kapten tim tentu membuat loyalitas pemain berpaspor Prancis itu diuji. Posisi kapten tak diberikan kepada sembarang pemain.

Jika nantinya Aumabeyang berlabuh ke Barcelona, ia belum tentu mendapat kesempatan menggunakan ban kapten.